"

Destination is not important, but the process was the most important

Minggu, 24 April 2011

Memahami Positioning Produk Jasa Pendidikan dan Marketing Mix


Jakarta, 20 April 2011. Pada pertemuan perkuliahan yang ke 5 di Ruang 307. Pak Amril Muhammad, menjelaskan tentang positioning dan marketing mix. Apa si yang dimaksud dengan positioning? Apa saya komponen - komponen dalam marketing mix?

Positioning yaitu meletakkan atau menempatkan jasa atau produk yang ingin dijual sesuai dengan sasaran. Positioning terbagi atas 2 yaitu competitive advantage dan communicating dan delivering. Competitive advantage terdiri dari product, service, personal, dan image. Sedangkan communicating dan delivering merupakan proses menyampaikan barang. Adapun hambatan dalam menyampaikan barang ketempat tujuan, yaitu adanya kebohongan, barang yang dipesan berbeda dengan barang yang diantarkan, dan proses pengiriman yang terlalu lama.

Marketing mix adalah marketing mix merupakan salah satu konsep dalam pemasaran modern pada saat sekarang ini. Dimana konsep tersebut adalah salah satu kegiatan pemasaran yang sangat menentukan keberhasilan perusahaan dalam mengejar maksimum profit. Marketing mix adalah empat variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan yaitu produk, struktur harga, kegiatan promosi dan sistem distribusi. 

1.      Product (Produk)
2.      Price (Harga)
3.      Place (distribusi/tempat)
4.      Promotion (promosi)

Produk terdiri dari dua bagian yaitu consumer produk dan industrial produk. Consumer produk ialah suatu barang yang sudah dinikmati sendiri. Contohnya jika kita membeli baju, dan untuk dikenakkan sendiri. Consumer produk terbagi 4 yaitu :
  1. Convenience yaitu barang yang dibeli secara terus menerus. Contohnya jika kita lapar, maka kita membeli makanan ( beli lagi dan beli lagi ).
  2. Shopping product ialah adanya suatu pemilihan dalam membeli suatu barang ( selektif .
  3. Specialty product ialah adanya suatu barang hanya di waktu tertentu. Contonhya orang banyak menjual kue kering yaitu menjelang lebaran.
  4. Unsought ialah membeli barang karena factor ikut – ikutan karena adanya suatu trend dan adanya suatu trik agar orang membeli ( diskon ).
Industrial product ialah barang dibeli untuk dijual kembali ( bisnis ). Ada alasan dalam membeli barang :
  1. Product attribute yaitu kelengkapan peralatan atau produk, dapat dilihat dari :
-          Qualitas
Ø  Daya tahan
Ø  Kehandalan produk
Ø  Tampilan ( cantik, enak dilihat )
Ø  Kemudahan dalam mengoprasikan / gampang digunakan
Ø  Perbaikan mudah
-          Features
-          Design

  1. Brand
-          Brand equity / keseimbangan
-          Brand sponsor ( dalam brand biasanya memiliki induk, contohnya RCTI → MNC, Unilever → odol, sabun).
-          Co brand ( merek bersama, menggunakan merek internasional, dan dapat memperluas pasar, contohnya Aqua → merek local, Danone → merek internasional.

  1. Packaging ( kemasan )
  2. Labeling. Contohnya jika kita membeli minum air putih, pasti ingatnya merek aqua padahal merek yang ada vit. Contoh kedua yaitu kita menyebutkan busway, padahal nama sebenarnya seharusnya transjakarta.
  3. Product Support Service, contohnya jika kita beli hp nokia, pasti ada tempat servicenya dan lain sebagainya.
Price atau Harga merupakan alat untuk mengukur nilai suatu barang, harga bagi produsen merupakan penentu bagi permintaan pasar dan mempengaruhi posisi pesaing perusahaan dalam merebut konsumen.

Harga merupakan indicator dari pada barang, dalam menetapkan harga perlu hati-hati dalam memperhatikan potensi pasar. Oleh sebab itu, menentukan harga perlu diperhatikan agar harga yang ditetapkan dapat dijangkau oleh konsumen disamping itu dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan.

Place ( distribusi / tempat ). Produk yang telah dihasilkan oleh suatu perusahaan akan lebih berguna bagi kensumen/pembeli apabila produk tersebut tersedia pada tempat dan saat dimana saja dibutuhkan. Dalam pencapain tujuan utama dari pemasaran yakni menyalurkan barang-barang atau jasa.Secara efisien dari produsen ke konsumen, maka diperlukan adanya kegiatan penyaluran (distribusi) sebagai mata rantai yang harus dilalui oleh barang-barang dari produsen ke konsumen pada waktu dan jumlah yang tepat.

Barang yang dihasilkan oleh para produsen biasanya tidak secara langsung mereka menjualnya kepada konsumen, tetapi biasanya mereka melalui suatu perantara agar produk yang dihasilkan dapat dengan mudah sampai ke tangan konsumen.

Saluran distribusi yang digunakan adalah suatu struktur yang menggambarkan alternatif saluran yang dipilih oleh para produsen seperti: pedagang besar, agen, dan pengencer.
Hal ini produsen mempunyai 3 alternatif yaitu:

  1. Distribusi Insentif
Distribusi ini dapat digunakan oleh para produsen yang menjual komponen perusahaan yang berusaha menggunakan penyalur terutama pengecer sebanyak-banyaknya untuk mendekati para konsumen. Usaha ini dimaksudkan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan konsumen, semakin cepat para konsumen terpenuhi kebutuhannya maka semakin cepat pula terpenuhi kepuasannya.

  1. Distribusi Selektif
Perusahaan yang menggunakan distribusi ini berusaha memilih sejumlah pedagang besar atau pengecer, agen yang terbatas dalam suatu daerah. Saluran ini biasanya digunakan untuk memasarkan suatu produk baru (barang special) apabila distribusi ini menguntungkan dari distribusi insentif maka jumlah pengecer atau agen yang digunakan akan lebih terbatas.

  1. Distribusi Ekslusif
Saluran ini dilakukan oleh perusahaan dan hanya menggunakan suatu pedagang besar atau pengecer dalam daerah tertentu. Jadi produsen hanya menjual produknya kepada suatu pedangang besar saja dengan mengunakan satu penyelur, maka produsen akan lebih mudah dapat mengadakan pengawasan pada tingkat harga enceran maupun usaha kerja sama dengan penyalur dalam periklanan. Pemilihan saluran distribusi merupakan suatu masalah yang sangat penting sebab keterlambatan barang-barang sampai ketangan kosumen dapat mengurangi keuntungan yang diterima oleh perusahaan.

Promotion atau Promosi adalah suatu usaha perusahaan atau individu memberikan informasi dan mempengaruhi serta menarik konsumen sicara lansung terhadap produk yang dihasilkan.
Promosi adalah cara yang efektif dalam merebut konsumen dipasaran, serta memperkenalkan barang-barang baru yang diproduksi.

Nama               : Jatu Tri Hardiyanti
Jurusan            : MP Non Reg 2009 – 1445097790
Manajemen Pemasaran dan Jasa Pendidikan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar